Persepsi Masyarakat Terhadap Produk Pembiayaan Bank Syariah: Studi Kasus pada Masyarakat Kelurahan Jawa Kecamatan Samarinda Ulu

Authors

  • Putry Aurellia Az-zahra Hermawan Universitas Mulawarman
  • Rinna Ramadhan Ain Fitriah Universitas Mulawarman

DOI:

https://doi.org/10.24903/obor.v8i2.4105

Keywords:

Public Perception, Islamic Consumption Behavior, Islamic Bank Financing, Cognitive Dimension, Affective Dimension, Conative Dimension

Abstract

This study aims to analyzes public perception in Jawa Village, Samarinda Ulu District, toward Islamic banking financing products using Walgito's cognitive, affective, and conative dimensions and the perspective of Islamic Consumption Behavior. A descriptive qualitative approach was applied to 10 informants selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, then analyzed using data condensation, data display, and conclusion drawing/verification. Data validity was supported by source triangulation, technique triangulation, and member checking. The findings show that the public generally recognizes the prohibition of riba, but understanding of murabahah, mudharabah, and musyarakah mechanisms remains limited. Positive affective perceptions are associated with Sharia compliance, trust, and service quality, while interest in using Islamic financing is constrained by administrative and practical barriers. From an Islamic consumption perspective, these perceptions reflect the interaction between functional considerations and Sharia values. The study contributes an integrated explanation of how knowledge, attitudes, and behavioral tendencies shape perceptions of Islamic financing products.

References

Antonio, M. S. (2001). Bank syariah: Dari teori ke praktik. Jakarta: Gema Insani.

Aprilya, N. W., Parakkasi, I., & Sudirman. (2024). Perilaku konsumsi dalam ekonomi Islam: Studi kepustakaan komprehensif. Adilla: Jurnal Ekonomi Syariah, 7(2), 151–169. https://doi.org/10.52166/adilla.v7i2.6556

Ascarya. (2011). Akad dan produk bank syariah. Jakarta: Rajawali Pers.

Ashari, D. R. W., Al Haris, M. B., Rifa’i, A., & Hidayati, A. (2023). Persepsi masyarakat terhadap mitos dan fakta perbankan syariah. SINDA: Comprehensive Journal of Islamic Social Studies, 3(2), 125–133. https://doi.org/10.28926/sinda.v3i2.1178

Budiono, A. (2017). Penerapan prinsip syariah pada lembaga keuangan syariah. Law and Justice, 2(1), 54–65. https://doi.org/10.23917/laj.v2i1.4337

Dewan Syariah Nasional–Majelis Ulama Indonesia. (n.d.). Fatwa Dewan Syariah Nasional–Majelis Ulama Indonesia. https://dsnmui.or.id/

Dusuki, A. W. (2008). Understanding the objectives of Islamic banking: A survey of stakeholders’ perspectives. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management, 1(2), 132–148. https://doi.org/10.1108/17538390810880982

Faizul, F., Nurwahida, N., Wulandari, S., & Damayanti, D. (2021). Persepsi pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap perbankan syariah. Asy-Syarikah: Jurnal Lembaga Keuangan, Ekonomi dan Bisnis Islam, 3(2), 140–146. https://doi.org/10.47435/asy-syarikah.v3i2.688

Fauziah, S., Jalaludin, J., & Sopian, A. A. (2022). Analisis persepsi masyarakat terhadap perbankan syariah di Desa Maracang Kabupaten Purwakarta. EKSISBANK: Ekonomi Syariah dan Bisnis Perbankan, 6(1), 58–68. https://doi.org/10.37726/ee.v6i1.349

Fitriah, R. R. A., Mahardhika, S. G., Zulfikar, A. L., & Widayati, N. (2025). Perception as a moderating variable of the influence of Sharia financial literacy on the decision to become a BSI customer. Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT), 4(1), 111–117. https://doi.org/10.55826/jtmit.v4iI.834

Fitriah, R. R. A., Setyadi, D., Mintarti, S., Paminto, A., & Yudaruddin, R. (2026). Behavioral biases and Islamic ethical values: Determinants of investment decisions among treasury dealers in Islamic banks. Risk Governance and Control: Financial Markets & Institutions, 16(2), 91–101. https://doi.org/10.22495/rgcv16i2p8

Hermanto, B., & Syahril, S. (2020). Persepsi masyarakat terhadap perbankan syariah di Kabupaten Sumenep. Performance: Jurnal Bisnis & Akuntansi, 10(1), 77–92. https://doi.org/10.24929/feb.v10i1.973

Hidayatullah, M. S. (2022). Strategi mengoptimalkan peran DPS dalam penegakan prinsip syariah di lembaga keuangan syariah: Upaya menjaga sharia compliance. Bilancia: Jurnal Studi Ilmu Syariah dan Hukum, 16(1), 101–116. https://doi.org/10.24239/blc.v16i1.907

Ilyas, R. (2019). Analisis risiko pembiayaan bank syariah. BISNIS: Jurnal Bisnis dan Manajemen Islam, 7(2), 189–202. https://doi.org/10.21043/bisnis.v7i2.6019

Marusnia, F. J., Nursyahadah, F., & Hendra, J. (2024). Teori perilaku konsumsi Islam sebagai alternatif paradigma di era modern. Al-Sharf: Jurnal Ekonomi Islam, 5(3), 302–313. https://doi.org/10.56114/al-sharf.v5i3.11886

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi, Cet. ke-38). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mustofa, M. A., Jannah, M. F., & Zaman, M. I. (2022). Persepsi masyarakat dalam kebijakan merger Bank Syariah Indonesia: Studi kasus Kabupaten Tegal. Jurnal Ekonomika dan Bisnis Islam, 5(1), 207–216. https://doi.org/10.26740/jekobi.v5n2.p207-216

Nafisah, F. D. (2024). Persepsi masyarakat terhadap perbankan syariah: Studi kasus nasabah Bank Syariah Indonesia. Hasina: Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah, 1(1), 64–70. https://doi.org/10.35897/hasina.v1i1.1490

Nurmahadi, N., & Setyorini, C. T. (2018). Maqasid syariah dalam pengukuran kinerja lembaga keuangan syariah di Indonesia. JAS: Jurnal Akuntansi Syariah, 2(1), 29–55. https://ejournal.stiesyariahbengkalis.ac.id/index.php/jas/article/view/130

Otoritas Jasa Keuangan. (2026, August 11). Siaran pers bersama: Indeks literasi dan inklusi keuangan masyarakat meningkat, OJK, LPS, dan BPS umumkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2026. https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/Hasil-SNLIK-Tahun-2026.aspx

Rhomadoni, S., & Khairan. (2022). Persepsi masyarakat terhadap produk perbankan syariah di Bandar Lor Kota Kediri. At-Tamwil: Kajian Ekonomi Syariah, 4(2), 185–201. https://doi.org/10.33367/at-tamwil.v4i2.2980

Riyanto, A., & Andrianie, R. (2024). JUAL BELI ONLINE PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. Jurnal Ekonomika: Manajemen, Akuntansi, Dan Perbankan Syari’ah, 13(1), 176–185. Retrieved from https://journal.uwgm.ac.id/ekonomika/article/view/2313

Rosiana, T. F. (2021). Persepsi masyarakat terhadap pembiayaan pada bank dan lembaga keuangan syariah (Studi kasus pedagang di Pekalongan) [Undergraduate thesis, IAIN Metro]. Repository IAIN Metro. https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/5659/

Rusdianto, H., & Ibrahim, C. (2016). Pengaruh produk bank syariah terhadap minat menabung dengan persepsi masyarakat sebagai variabel moderating di Pati. Equilibrium: Jurnal Ekonomi Syariah, 4(1), 43–61. https://doi.org/10.21043/equilibrium.v4i1.1837

Sa’diyah, M., Gumilar, A. G., & Susilo, E. (2021). Uji maqashid syariah perbankan syariah di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 7(1), 373–385. https://doi.org/10.29040/jiei.v7i1.1725

Sirat, A. H. (2010). Persepsi masyarakat terhadap perbankan syariah di Kota Makassar. Al-Qalam, 16(2), 153–160. https://doi.org/10.31969/alq.v16i2.481

Siregar, O. M. (2020). Persepsi masyarakat terhadap bank syariah. Medan: Pustaka Ekonomi Islam.

Srisusilawati, P., Hardianti, P. D., Erlianti, N., Pitsyahara, I. R., & Nuraeni, S. K. (2022). Implementasi maqashid syariah terhadap produk perbankan syariah. Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah, 7(1), 1–11. https://doi.org/10.24235/jm.v7i1.8409

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Cet. ke-27). Bandung: Alfabeta.

Walgito, B. (2010). Pengantar psikologi umum (Ed. ke-5). Yogyakarta: Andi Offset

Downloads

Published

2026-10-06

How to Cite

Hermawan, P. A. A.- zahra, & Fitriah, R. R. A. (2026). Persepsi Masyarakat Terhadap Produk Pembiayaan Bank Syariah: Studi Kasus pada Masyarakat Kelurahan Jawa Kecamatan Samarinda Ulu. OBOR: Oikonomia Borneo, 8(2), 166–183. https://doi.org/10.24903/obor.v8i2.4105

Issue

Section

Articles