Efektivitas dan Hambatan Pengelolaan Zakat Produktif di Samarinda (Studi Kasus pada LAZ DPU KALTIM
DOI:
https://doi.org/10.24903/obor.v8i1.3987Keywords:
Zakat Produktif, Pemberdayaan Mustahik, Efektivitas Kelembagaan, MonitoringAbstract
Zakat produktif semakin diposisikan sebagai instrumen strategis dalam keuangan sosial Islam karena tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jangka pendek, tetapi juga diarahkan pada penguatan kapasitas ekonomi dan kemandirian mustahik. Namun demikian, implementasi program zakat produktif pada tingkat lokal masih menghadapi berbagai tantangan manajerial dan kelembagaan yang memengaruhi keberlanjutan program. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas dan hambatan pengelolaan zakat produktif pada LAZ DPU Kaltim di Kota Samarinda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan pada Januari– Maret 2026 melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, studi dokumentasi, dan telaah formulir penilaian kelayakan mustahik. Informan penelitian terdiri atas dua amil dan empat mustahik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan zakat produktif telah menggunakan mekanisme asesmen multidimensi dan penjaringan berbasis komunitas. Namun demikian, masih ditemukan kendala berupa ketidaksesuaian administrasi domisili, keterbatasan kompetensi kewirausahaan penerima, durasi monitoring yang singkat, proses penilaian manual, serta lemahnya orientasi keberlanjutan usaha. Penelitian ini menawarkan perspektif efektivitas zakat produktif berbasis proses kelembagaan yang menekankan kesiapan penerima, pendampingan ahli, digitalisasi asesmen, dan monitoring jangka menengah sebagai faktor penentu keberlanjutan pemberdayaan.
References
Ahyani, H., Nurhasanah, N., & Mubarok, J. (2023). Productive zakat management and mustahik economic empowerment in Indonesia. International Journal of Zakat, 8(1), 45–59.
Fauziah, N., Hidayat, S. E., & Beik, I. S. (2022). Productive zakat and micro-enterprise sustainability among mustahik households in Indonesia. Journal of Islamic Monetary Economics and Finance, 8(3), 421–440.
Hasanah, U., Pratama, Y. C., & Rahman, M. A. (2024). Institutional effectiveness of productive zakat management in local zakat agencies. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 15(2), 211–228.
Mutmainah, M., Amalia, S., & Adawiyah, R. (2021). Efektivitas pendayagunaan zakat produktif terhadap pemberdayaan mustahik (Studi pada LAZ DPU Kaltim Cabang Samarinda). Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman, 6(2), 1–13.
Nasrul, A., Materan, & Yunus, Z. R. (2025). Efektivitas zakat produktif serta dampaknya terhadap peningkatan pendapatan mustahik. Ghaly: Journal of Islamic Economic Law, 3(1), 1–18.
Pratama, Y. C., Beik, I. S., & Rani, L. N. (2022). The role of productive zakat in strengthening microbusiness resilience after economic shocks. Al-Iqtishad: Journal of Islamic Economics, 14(2), 233–250.
Rizal, A., Huda, N., & Lestari, D. (2023). Monitoring and mentoring effectiveness in productive zakat programs. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management, 16(4), 701–718.
Sulistri, S., Suradi, R., & Kurniasih, E. P. (2024). Peningkatan kesejahteraan mustahik melalui efektivitas pengelolaan dan penyaluran dana zakat produktif oleh BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 2(4), 55–67.
Wibowo, K. A., Hosen, M. N., & Ali, K. M. (2023). Digital transformation of zakat institutions and accountability enhancement. Journal of Islamic Marketing, 14(5), 1345–1363.
Yuliana, R., Hudaefi, F. A., & Noordin, K. (2024). Sustainable empowerment model in productive zakat institutions. Humanomics, 40(1), 88–107.


