Synergistic Effect of Shrimp Shell Liquid Organic Fertilizer and Phonska NPK on the Growth of Robusta Coffee (Coffea canephora) Seedlings

Sinergi POC Kulit Udang dan NPK Phonska dalam Meningkatkan Pertumbuhan Bibit Kopi Robusta (Coffea canephora)

Authors

DOI:

https://doi.org/10.24903/ajip.v15i1.4031

Keywords:

Robusta coffee, Shrimp shell liquid organic fertilizer, NPK Phonska

Abstract

Penggabungan antara pupuk organik cair dari limbah kulit udang dan pupuk anorganik seperti NPK Phonska diharapkan mampu memberikan efek sinergis terhadap pertumbuhan tanaman. POC berperan dalam memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah serta menyediakan unsur mikro, sementara pupuk NPK menyediakan unsur makro secara cepat dan efisien. Kombinasi keduanya diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan vegetatif bibit kopi robusta, memperkuat sistem perakaran, dan meningkatkan kualitas tanaman sejak fase awal pertumbuhan. Adapun Tujuan Penelitian adalah sebagai berikut:  Mengetahui respon pertumbuhan bibit kopi robusta terhadap pemberian POC Kulit Udang, Mengetahui respon pertumbuhan bibit kopi robusta terhadap pemberian Pupuk NPK Phonska, Mengetahui pengaruh interaksi antara POC Kulit Udang dan Pupuk NPK Phonska terhadap pertumbuhan bibit kopi robusta.  Lokasi penelitian di Kebun Kopi Liberika Lok Bahu Sungai Kunjang Samarinda. Penelitian dilakukan selama 4 bulan, mulai dari Januari sampai April 2026, terhitung mulai dari persiapan hingga pengambilan data.  Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial, secara keseluruhan terdapat 4 x 4 = 16 kombinasi perlakuan, dan setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga menjadi 48 satuan percobaan. Dimana perlakuan POC Kulit Udang (N) terdiri dari 4 taraf dan Pupuk NPK Phonska (P) terdiri dari 4 taraf.  Faktor pertama yaitu perlakuan POC Kulit Udang (P) yang terdiri dari 4 taraf:P0 = Tanpa Perlakuan (Kontrol) P1 = 10 ml/L air P2 = 20 ml/L air P3 = 30 ml/L air Faktor Kedua yaitu perlakuan NPK Phonska (N) yang terdiri dari N0 = Tanpa Perlakuan (Kontrol), N1 = Dosis 22 g/polybag,  N2 = Dosis 26 g/polybag,  N3 = Dosis 30 g/polybag Variabel yang diamati meliputi: Tinggi tanaman (cm), Diameter batang (mm) dan jumlah daun (helai). Data dianalisis menggunakan metode Analisis Varian (ANOVA). Uji lanjut dilakukan untuk melihat perbedaan antar perlakuan yang signifikan. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa POC kulit udang memberikan hasil berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman di umur 12 MST dan Jumlah daun 8,12 MST dengan dosis terbaik 10 ml/Liter air. Pupuk NPK Phonska memberikan hasil berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman 12 MST dan Jumlah daun 8,12 MST dengan dosis terbaik 22g/polybag. Sedangkan pada interaksi antara POC kulit udang dan NPK Phonska tidak berpengaruh nyata pada setiap semua parameter.

References

Afriliana, A. (2018). Teknologi Pengolahan Kopi Terkini. (Cetakan 1). CV Budi Utama Yogyakart

Badan Pusat Statistik. (2022). Statistik Perkebunan Kopi Indonesia 2022. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

BPS Kalimantan Timur. (2023). Provinsi Kalimantan Timur dalam Angka 2023.

Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Timur.

Badan Pusat Statistik Kalimantan Timur. (2023). Data Curah Hujan Kalimantan Timur 2023. Samarinda: BPS Kalimantan Timur.

Febriliyani, Y. R. (2016). Pengaruh Teknik Penyeduhan dan Ukuran Partikel Kopi Bubut Terhadap Atribut Sensori Seduhan Kopi Robusta Dampit Menggunakan Metode Rate-All-That_Apply (RATA). Universitas Brawijaya. Malang.

Gardner, F.P., Pearce, R.B., dan Mitchell, R.L. (2008). Physiology of Crop Plants (Fisiologi Tanaman Budidaya). Jakarta: UI Press.

Hadisuwito, S. (2012). Membuat Pupuk Organik Cair. Jakarta: Agromedia Pustaka. Hardjowigeno, S. (2010). Ilmu Tanah. Jakarta: Akademika Pressindo.

Haryati, S., Suryadi, Y., & Nur, A. (2020). Peran pupuk NPK dalam meningkatkan

pertumbuhan tanaman. Jurnal Pertanian Terpadu, 8(2), 101–110.

Hidayat, T. (2021). Dinamika pertumbuhan awal tanaman budidaya. Jurnal Agronomi Indonesia, 49(1): 23–30.

Kaya, E. (2013). Pupuk dan Pemupukan. Jakarta: Penebar Swadaya.

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. 2019. Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 261/KPTS/SR.310/M/4/2019 tentang Persyaratan Teknis Minimal Pupuk Organik, Pupuk Hayati, dan Pembenah Tanah. Jakarta: Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Lakitan, B. 2011. Dasar-dasar Fisiologi Tumbuhan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Leo, G.A.P., Wirianata, H., dan Santosa, T.N.B. (2023). Analisis Pengaruh Curah Hujan terhadap Produktivitas Kopi (Coffea Sp.) Kec. Gemawang, Kab. Temanggung, Jawa Tengah Agroforetech, Vol. 1, No. 1, Maret 2023

Lidar, S., & Muryanto, M. (2020). Guano fertilizer applications to improve growth of palm oil seeds (Elaeis guineensis Jacq.) in pre-nursery. Jurnal Ilmiah Pertanian, 16(2), 45–52. https://doi.org/10.31849/jip.v16i2.3608.

Manurung, A. I., Nasution, S. H., Hanum, C., & Ginting, J. (2014). Pengaruh pemupukan NPK Mutiara terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) pada tahap pembibitan. Jurnal Agribisnis dan Agroteknologi, 10(2), 45–52. DOI: 10.32734/jaet.v2i2.7076.

Novia, P., & Badal, B. (2024). Pengaruh pemberian pupuk kotoran walet terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di pre-nursery. Jurnal Research Ilmu Pertanian, 4(1), 1–11. https://doi.org/10.31933/xk7evy14.

Pusat Penelitian Kelapa Sawit. (2014). Pedoman teknis pembibitan kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.). Pusat Penelitian Kelapa Sawit.

Ramlan, R., Sutrisno, A., & Wulandari, D. (2020). Pemanfaatan pupuk organik dalam meningkatkan kesuburan tanah dan hasil tanaman. Jurnal Ilmu Pertanian Terapan, 3(1), 14–22.

Setiawan, J., & Baharuddin, R. (2025). The effect of organic NPK and auxin on the growth of oil palm seedlings (Elaeis guineensis Jacq.) in peat soil media in pre nursery. Proceedings of the 1st International Conference on Agricultural Strategy for Sustainability (ICASS), 1(1).

Suryani, T., Hidayat, A., & Nurhayati, S. (2020). Peran pupuk organik dalam mendukung ketersediaan unsur hara bagi tanaman. Jurnal Tanah dan Lingkungan, 22(2), 67–75.

Wulandari, D., Setiawan, A., & Hidayat, R. (2021). Efektivitas pupuk anorganik terhadap pertumbuhan tanaman pada berbagai kondisi media tanam. Jurnal Pertanian Lestari, 14(2).

Zuliati, S., Jamidi, J., Nazaruddin, M., & Irmawan, I. (2023). Peningkatan pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di pre-nursery dengan aplikasi biochar dan pupuk NPK. Jurnal Agrium, 20(4), 356–363. https://doi.org/10.29103/agrium.v20i4.14340.

Downloads

Published

2026-07-30

How to Cite

Mahdalena, & Hamidah. (2026). Synergistic Effect of Shrimp Shell Liquid Organic Fertilizer and Phonska NPK on the Growth of Robusta Coffee (Coffea canephora) Seedlings: Sinergi POC Kulit Udang dan NPK Phonska dalam Meningkatkan Pertumbuhan Bibit Kopi Robusta (Coffea canephora). Agrifarm: Jurnal Ilmu Pertanian, 15(1), 105–116. https://doi.org/10.24903/ajip.v15i1.4031

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

> >>