Incubation Period and Disease Incidence of Rice Leaf Blast Caused by Magnaporthe grisea on Potato Dextrose Agar (PDA), Oatmeal Agar (OMA), and Rice Extract Sucrose Agar
Periode Inkubasi dan Insidensi Penyakit Blas Daun Pada Tanaman Padi yang Diinduksi Patogen Magnaporthe grisea Media PDA, Oat Meal Agar (OMA) dan Ekstrak Padi Agar Gula
DOI:
https://doi.org/10.24903/ajip.v15i1.4050Keywords:
rice blast disease, pathogenicity test, incubation period, disease incidenceAbstract
Penyakit hawar padi merupakan ancaman besar bagi keberhasilan produksi padi karena kemampuannya menginfeksi semua tahap pertumbuhan tanaman, mulai dari fase vegetatif yang bermanifestasi sebagai hawar daun hingga fase generatif berupa hawar leher, yang mengakibatkan hilangnya hasil panen hingga 70%. Oleh karena itu, diperlukan penelitian komprehensif untuk mengembangkan strategi yang efektif dalam mengendalikan penyakit hawar padi. Pengujian patogenisitas merupakan tahap kritis dalam penelitian pengelolaan penyakit hawar di lapangan, sehingga penting untuk menyebarkan sumber inokulum yang paling sesuai untuk studi di tanaman . Hasil uji patogenisitas menunjukkan bahwa sumber inokulum secara signifikan mempengaruhi timbulnya gejala dan tingkat kejadian penyakit. Inokulum yang berasal langsung dari malai yang terinfeksi hawar menunjukkan munculnya gejala paling awal, yaitu 8 hari setelah inokulasi. Sebaliknya, isolat yang dikultur pada agar kentang dekstrosa (PDA) menunjukkan gejala pertama pada 18 hari setelah inokulasi, sedangkan isolat yang ditumbuhkan pada agar oatmeal (OMA) dan media ekstrak gula agar beras menunjukkan masa inkubasi yang lebih lama, sekitar 35 hari. Insidensi penyakit tertinggi tercatat pada perlakuan PDA (84%), diikuti oleh ekstrak gula agar beras (68%), malai yang terinfeksi penyakit blas (64%), dan OMA (28%). Hasil ini menunjukkan bahwa media pertumbuhan memainkan peran penting dalam menentukan virulensi patogen.
Kata kunci: penyakit hawar padi, uji patogenisitas, masa inkubasi, kejadian penyakit
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yeni Nurhidayah, Fadjar Rianto, Radian Radian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


