Implementasi Alat Pengering Kopi Berbasis Mikrokontroler sebagai Solusi Kendala Mikroklimat pada BUMDesa Barokah, Desa Ngebel, Ponorogo
DOI:
https://doi.org/10.24903/jam.v10i02.3943Keywords:
alat pengering kopi, arduino uno, kopi wilis, mikrokontroler, smart dryer boxAbstract
Desa Ngebel di lereng Gunung Wilis memiliki potensi kopi Robusta yang besar, namun terkendala oleh tingginya kelembapan udara dan anomali cuaca yang menyebabkan proses pengeringan konvensional memakan waktu hingga 14 hari dengan kadar air yang tidak stabil, sehingga menurunkan kualitas citarasa biji kopi. Pengabdian ini hadir sebagai solusi melalui intervensi teknologi yang terbukti mampu mereduksi waktu pengeringan secara signifikan menjadi hanya 3–4 hari sekaligus menjaga konsistensi kadar air akhir pada standar optimal 12%. Pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan teknologi tepat guna berupa alat pengering kopi Smart Dryer Box berbasis mikrokontroler Arduino Uno sebagai solusi standarisasi proses pascapanen kopi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang diterapkan secara nyata mulai dari tahap identifikasi kebutuhan bersama dan pemetaan kendala mikroklimat bersama pengurus BUMDesa, pengambilan keputusan partisipatif terkait spesifikasi desain kapasitas Smart Dryer Box, hingga proses instalasi perangkat serta pelatihan teknis operasional bagi operator di BUMDesa Barokah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Smart Dryer Box mampu menstabilkan suhu ruang pengering pada rentang 45°C hingga 50°C secara otomatis, yang secara signifikan mereduksi durasi pengeringan dari sekitar 2 minggu menjadi hanya 3-4 hari tanpa tergantung cuaca. Analisis data terhadap performa alat membuktikan bahwa perangkat ini dirancang efektif untuk mengejar target kadar air biji kopi pada standar 12% secara konsisten melalui simulasi durasi pengeringan yang terukur tanpa tergantung pada sinar matahari. Selain itu, berdasarkan evaluasi performa kerja melalui indikator praktik, mitra menunjukkan tingkat pemahaman sebesar 85% yang diukur dari keberhasilan pengoperasian mandiri sistem otomasi serta ketepatan dalam melakukan prosedur perawatan alat. Kesimpulannya, hilirisasi teknologi otomatisasi ini berhasil meningkatkan efisiensi produksi dan menjamin mutu kopi Robusta Wilis yang berkelanjutan. Program ini memberikan dampak nyata pada penguatan daya saing ekonomi desa melalui modernisasi infrastruktur pertanian berbasis digital.
References
Abreu, D. J. M. de, Lorenço, M. S., Machado, G. G. L., Silva, J. M., Azevedo, E. C. de, & Carvalho, E. E. N. (2025). Influence of Drying Methods on the Post-Harvest Quality of Coffee: Effects on Physicochemical, Sensory, and Microbiological Composition. Foods, 14(9), 1463. https://doi.org/10.3390/foods14091463
Alhabsyi, M. F., Lengkey, L. C. C. E., & Ludong, M. M. (2021). Perbandingan Mutu Biji Kopi Robusta (coffea canephora) Hasil Pengeringan Secara Pengasapan dan Penjemuran Di Perkebunan Kopi Desa Purworejo Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. COCOS, 13(3). https://doi.org/10.35791/cocos.v4i4.34627
Andini Putri Agustin, D., Rian Wahyudi, P., & Amri, F. (2025). Analisis Kinerja Mesin Pengering Hasil Panen Memanfaatkan Energi Buang Kondensor Dengan Penambahan Heater. JURNAL REKAYASA ENERGI, 3(2), 93–100. https://doi.org/10.31884/jre.v3i2.71
BSN. (2008). SNI 01-2907-2008 : Biji Kopi. Badan standardisasi Nasional.
Chan, Y., Sugiyanto, D., & Uyun, A. S. (2020). Analisis Pengeringan Kopi Menggunakan Oven Pengering Hybrid (Solar Thermal Dan Biomassa) Di Desa Gununghalu. Jurnal Kajian Teknik Mesin, 5(1), 4–8. https://doi.org/10.52447/jktm.v5i1.2350
Deni Hidayat, & Siti Nur Istiqomah. (2025). Perancangan Mesin Pengering Kopi Otomatis dengan Arduino Uno. Jurnal Engine: Energi, Manufaktur, Dan Material, 9(1), 091–101. https://doi.org/10.30588/jeemm.v9i1.2159
Fatkhurrozi, B., & Setiawan, H. T. (2024). Implementasi Logika Fuzzy pada Sistem Kendali Suhu Dan Kelembaban Udara Ruangan Pengering Biji Kopi Berbasis Mikrokontroller. Journal of Telecommunication Electronics and Control Engineering (JTECE), 6(1), 50–59. https://doi.org/10.20895/jtece.v6i1.1319
Hale, A. R., Ruegger, P. M., Rolshausen, P., Borneman, J., & Yang, J. (2022). Fungi associated with the potato taste defect in coffee beans from Rwanda. Botanical Studies, 63(1), 17. https://doi.org/10.1186/s40529-022-00346-9
ICC. (2002). International Coffee Council Resolution No. 407/02 (p. 3). International Coffee Organization.
Lilia, D., Damiri, N.-, Muhammad, Z., & Mulawarman, M. (2021). Short Communication: Drying methods and diversity of contaminant fungi on coffee beans in South Ogan Komering Ulu District, South Sumatra, Indonesia. Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 22(2). https://doi.org/10.13057/biodiv/d220260
Maulana, R., Jamaluddin, J., & Finawan, A. (2018). Rancang Bangun Pengendalian Proses Pada Sistem Pengering Biji Kopi Berbasis Mikrokontroler. Jurnal TEKTRO, 2(2). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30811/tektro.v2i2.1632
Nafisah, N., Syamsiana, I. N., Kusuma, W., Putri, R. I., & Sumari, A. D. W. (2023). Analisa Perbandingan Pengaturan Suhu Berbasis Logika Fuzzy Interferensi Sugeno dan Mamdani pada Alat Pengering Biji Kopi. Agroteknika, 6(2), 272–288. https://doi.org/10.55043/agroteknika.v6i2.240
Putra, F. R., Sukardi, S., Myori, D. E., & Islami, S. (2023). Rancang Bangun Sistem Pengontrol Alat Pengering Kopi berbasis Internet Of Things (IOT). JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia, 4(1), 190–201. https://doi.org/10.24036/jtein.v4i1.389
Reh, C., Gerber, A., Prodolliet, J., & Vuataz, G. (2006). Water content determination in green coffee – Method comparison to study specificity and accuracy. Food Chemistry, 96(3), 423–430. https://doi.org/10.1016/j.foodchem.2005.02.055
Sa’diyah, H., Zahwa, D., Sudarti, S., & Mahmudi, K. (2025). Analisis Konsep Fisika Pada Proses Pengeringan Kopi Menggunakan Solar Dryer. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(12.B SE-Full Articles). https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/13491
Santoso, D., & Egra, S. (2018). Pengaruh Metode Pengeringan Terhadap Karakteristik dan Sifat Organoleptik Biji Kopi Arabika (Coffeae Arabica) Dan Biji Kopi Robusta (Coffeae Cannephora). Rona Teknik Pertanian, 11(2), 50–56. https://doi.org/10.17969/rtp.v11i2.11726
Sary, R. (2017). Kaji eksperimental pengeringan biji kopi dengan menggunakan sistem konveksi paksa. Jurnal POLIMESIN, 14(2), 13. https://doi.org/10.30811/jpl.v14i2.337
Sihombing, B. S., Sumarno, Ika Okta Kirana, Poningsih, & Irawan. (2022). Rancang Bangun Alat Pengering Biji Kopi Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno. STORAGE: Jurnal Ilmiah Teknik Dan Ilmu Komputer, 1(1), 8–15. https://doi.org/10.55123/storage.v1i1.155
Silaban, R., Panjaitan, K., Pakpahan, B. M. T., & Siregar, B. (2020). Efektivitas Pengeringan Biji Kopi Menggunakan Oven Pengering Terkontrol. Virtual Seminar Nasional Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM UNIMED “Kontribusi Perguruan Tinggi Dalam Pemberdayaan Masyarakat Di Masa Pandemi.”
Siregar, R. M., Mulyara, B., Dian, R., Maisarah, M., Pane, M. A. S., & Prayogi, A. (2025). Design Of Control System And Temperature In Coffee Dryer Arduino Based Automatic Using Fuzzy. JITK (Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Komputer), 10(3), 634–642. https://doi.org/10.33480/jitk.v10i3.6166
Suryadi, Ihfani, F., & Yazid, K. (2025). Development of an Automated Coffee Bean Dryer Using Arduino Uno for Efficient Moisture Control. International Journal of Telecommunications, Electronics and Computer Science, 1(2), 38–43.
Syamsiana, I. N., Nafisah, N., Suma, A. D. W., Fiernaningsih, N., Amalia, R. N., & Nurwicaksana, W. A. (2025). Enhancing rotary dryer efficiency: Adjusting blower speed for optimal temperature stability in coffee bean drying. MethodsX, 15, 103477. https://doi.org/10.1016/j.mex.2025.103477
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Anggara Wiyono Wit Saputra, Sugiarto, Denny Widhiyanuriyawan, Langgeng Setyono, Arief Budi Nugroho

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.



